[Halsel] – Ratusan warga desa bobawae kecamatan makian barat kabupaten Halmahera selatan boikot kantor desa, setelah seorang oknum kepala desa inisial LH diduga melakukan kasus Perselingkuhan.
Pasalnya warga geram dengan kelakuan oknum kades tersebut diduga telah melakukan satu perbuatan yang menyimpan dan melanggar kode etik sebagai Kepala Desa. Pria yang dikenal sudah memilih istri berfoto stengah telanjang dengan seorang wanita yang di ketahui bukan istri sah yang viral di grup WhatsApp.
Salah satu tokoh masyarakat yang engan disebutkan namanya mengatakan bahwa kemarahan warga datang boikot Kantor Desa Karna pemerintah daerah dalam hal ini Dinas DPMD, tidak merespon cepat atas tindakan kades kami dan sebagai bentuk kekecewaan Kami palang Kantor Desa hingga sampai ada titik terang.
Kami juga meminta kepada bupati Halmahera selatan untuk segerah mencopot kepala desa jika tidak kami akan melakukan aksi besar-besaran ujar beliau.
Sebagai pemimpin kades harus memiliki tangung jawab moral dan integritas yang tinggi selingkuh berarti melanggar sumpah dan jabatan dan mencerai kepercayaan publik. Sebagai seorang pejabat publik hal itu semestinya tidak bole dilakuan dan harus menunjukan contoh dan teladan yang baik bagi warganya.
Warga juga meminta agar kades tersebut mendapat konsekuesi hukum atas perbuatanya tersebut. Kami sangat malu pak bupati tolong copot kades kami teriak warga sambil meninggalkan Kantor Desa.
Media ini mencoba mengkonfirmasi berita ini kepada kades namun belum ada tanggapan resmi.
( Haris Adingku )
