[Halsel] – Akli Usman dia adalah sebagian dari anak muda yang lahir dan tumbuh di desa tersebut, Akli yang kesehariannya orang sering memangil dia (Cakades) ahir-ahir ini semakin mecuri perhatian berkat kesederhanaanya dan dekat dengan masyarakat, terutama parah pemuda.
Meski mengaku dirinya biasa-biasa saja, namun dukungan warganya terus mengalir seiring dengan harapan akan hadirnya pemimpin yang membawa perubahan.
Salah satu tokoh pemuda yang mengungkapkan alasan dibalik dukungan masyarakat terhadap Akli.
Akli ini dikenal dekat dengan masyarakat, terutama pemuda, orangnya Ramah dan terbuka. Pada Senin, (19/01/2026).
Dikenal dengan sosok yang punya kepedulian tinggi dan punya pengalaman menjadi nilai Tamba, karna dianggap mampu membawa perubahan dan transparansi untuk desa tawa yang lebih Maju, moderen dan berdaya saing dengan desa-desa di Halmahera selatan.
Sudah waktunya desa ini dipimpin oleh sosok anak muda, kita butuh pemimpin yang bukan sekedar hadir secara administratif, tetapi juga aktif bertinteraksi dan memahami kebutuhan secara langsung.
Dengan dukungan kuat dari generasi muda dan semua kalangan masyarakat setempat. Akli Usman kini menjadi simbol harapan baruh, bagi kemajuan desa tawa.
Menurut Akli bangun desa bukan hanya sekedar mengharapkan Dana desa (DD) tapi harus membangun karakter masyarat dan pola pikir yang baik, karna suatu kemajuan desa tergantung pada cara membangun pola pikir masyarakat dari sisi Sumber daya manusia (SDM) kita harus perkuat ketahanan pangan lewat petani, memajukan nelayan, untuk bisa menopang hidup kita sehari-hari.
Akli kini siap bawa desa tawa keluar dari zona ketertinggalan, saat ini kita harus fokus pada kesejatraaan petani dan nelayan kemudian kebutuhan-kebutuhan dasar semua harus terpenuhi.
Menurut Akli membangun desa harus memiliki visi yang besar terutama pada sektor:
1. Pertanian: meningkatkan produktivitas pertanian melalui modernisasi alat mesin pertanian.
2. Pendidikan: meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan formal dan nonformal (PAU dan membuka kursus) untuk generasi muda yang siap berdaya saing.
3. Ekonomi: memperkuat badan usahan milik desa ( BUMDES ) dalam menampung dan memasarkan hasil pertanian desa untuk mendapat harga yang stabil.
4. Infrastruktur: membangun jalan menata Perumahan desa tawa yang lebih modern dan meningkatkan pelayanan Desa berbasis internet. Cetus Akli di media ini Senin 19/1/2026.
( Haris Adingku )
