Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Bantan Tua Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SDN 13 Bantan

LBI.COM, BANTAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Desa Bantan Tua menggelar kegiatan Sosialisasi Stop Bullying di SDN 13 Bantan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Kukerta yang bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

 

Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Hendra Taufik, ST., M.Sc. serta mendapat dukungan dari Pj Kepala Desa Bantan Tua Ners. Harmidayanti, S.Kep. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pihak sekolah diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi dan sarapan sehat bersama yang diikuti seluruh siswa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi yang dibuka oleh Kepala SDN 13 Bantan, Siti Komariah, S.Pd., SD. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran mahasiswa Kukerta dan mengajak siswa mengikuti kegiatan dengan baik agar memperoleh ilmu yang bermanfaat.

 

Materi sosialisasi disampaikan oleh Utari Oktadika dan Dhea Amiarti. Mereka menjelaskan pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahannya. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan mudah dipahami oleh para siswa.

 

Untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif yang disambut antusias oleh para siswa. Dari sesi tersebut terlihat bahwa sebagian besar peserta telah memahami pentingnya saling menghormati, menjaga pertemanan yang sehat, serta berani melaporkan tindakan perundungan.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau Desa Bantan Tua berharap dapat menanamkan nilai empati, kepedulian, dan sikap saling menghargai sejak dini sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *